TUBAN cara menegakkan protokol kesehatan COVID-19 pada Kabupaten Tuban terus dilakukan petugas gabungan. Akan tetapi, keberadaan petugas penegak disiplin ini belum sepenuhnya dimengerti masyarakat.

Bahkan, aparat di Tuban malah dimarahi seorang penngunjung warung kopi (warkop) yang akan ditertibkan karena tak mengindahkan masker. Petugas pun berusaha setia dan memberikan pemahaman kepada masyarakat yang melanggar tadi.

Petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP melayani razia di warkop-warkop di daerah Kecamatan Plumpang. Dalam razia Minggu (20/9/2020) malam ini, mereka terlibat adu mulut dengan pengunjung warkop. Pengunjung tersebbut diduga mabuk miras bersama seorang perempuan di lepau tersebut.

“Pengunjung warung tersebut malah marah-marah saat ditanya akan didata untuk diberikan hukuman. Dia melanggar protokol kesehatan, tak memakai masker, ” ujar Kasi Operasi dan Pengendallian Satpol PP Tuban, Joko Herlambang.

(Baca juga: Lecehkan Gerakan Salat, 4 Pemuda Digelandang Polres Sampang)

Baca Juga:

Selain pengunjung yang hati, petugas juga mendapati sekelompok muda di warkop yang ada wifi gratis. Saat petugas datang, mereka berusaha mengelabui dengan menutup lepau dan mematikan penerangan di lepau tersebut.

Karena tak bisa menunjukkan identitas, dua pemuda diamankan untuk dibina di biro kecamatan setempat. “Operasi gabungan ini utuk mendisiplinkan warga di pusat pandemi yang belum berhenti. Penyaluran di Tuban juga masih agung, ” ujarnya.

Sementara itu, data menunjukkan, jumlah masyarakat Tuban yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 475 orang, meninggal negeri 58 orang dan 77 yang lain masih dirawat di rumah melempem.