SOLO – Laporan penerimaan sumbangan dana kampanye pengikut Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Tunggal diumumkan KPU setempat, Minggu (1/11/2020).

Sumbangan dana aksi pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang diusung PDIP sebesar Rp650 juta. Sedangkan pasangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) dari jalur independent Rp153. 475. 000.

Ketua KPU Solo Nurul Sutarti mengatakan, kedua pasangan calon yang berlaga di Pilwalkot Solo mengirimkan laporan penerimaan sumbangan dana persuasi pada Sabtu (31/10/2020) kemarin. Bagian Gibran-Teguh menyampaikan laporan pada memukul 10. 15 WIB, dan pasangan Bajo pada pukul 16. 24 WIB. (BACA JUGA: Kecam Penjelasan Djamari Chaniago, IPW: Seharusnya Borok Sebagai Mantan Petinggi Militer, Mengambil Maaf Bukan Arogan)

“Untuk sumbangan biaya kampanye pasangan Gibran-Teguh hanya dari masing masing paslon (pasangan calon), ” kata Nurul Sutarti zaman dihubungi Sindonews, Minggu (1/11/2020).

Gibran yang merupakan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) menumpahkan Rp400 juta untuk dana aksi. Sedangkan Teguh Prakosa Rp250 juta. Sedangkan sumbangan dari pihak ke-3 sama sekali tidak ada.

Baca Juga:

Sementara untuk pasangan Bajo, sumbangan dana kampanye berwujud kekayaan berasal dari pasangan calon Rp30. 250. 000 juta, dan infak pihak lain perseorangan Rp54 juta. “Untuk sumbangan dalam bentuk bahan dan jasa juga harus dikonversikan ke rupiah, ” terangnya. (BACA JUGA: Gibran Pakai Jurkam Nasional, Bajo Kerahkan Kuli hingga Penjual Angkringan)

Sumbangan dana kampanye Bajo dalam bentuk barang nilainya mencapai Rp48. 225. 000. Yakni dari pasangan calon besarannya senilai Rp6. 350. 000 & sumbangan pihak lain perseorangan nilainya Rp41. 875. 000. Sementara, sumbangan dalam bentuk jasa besarnya senilai Rp21 juta dari pihak lain perseorangan. Sumbangan dana kampanye dihimpun sejak penetapan pasangan calon mematok 30 Oktober 2020.