loading…

SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menegaskan, 25 mahasiswa yang menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) yg positif COVID-19 belum diwisuda.

(Baca juga: Puluhan Dokter PPDS UNS Positif COVID-19, 15 Dari Solo)

Respons ini disampaikan MIR, menyusul pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menyebut dugaan sementara penularan COVID-19 dari aktivitas seorang mahasiswa yang melakukan pesta perayaan wisuda.

Baca Juga:

Dekan Fakultas Kedokteran UNS Solitary, Reviono mengemukakan, 25 mahasiswanya yg menempuh program pendidikan dokter spesialis (PPDS) belum menjalani wisuda. “Mereka belum ada yang diwisuda, inch ungkap Reviono, Selasa (14/7/2020).

(Baca juga: Pemkot Surabaya Minta Panitia Idul Adha Patuhi Protokol Kesehatan)

Diharapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, segera proses penelusuran terhadap data orang jamaah yang berhubungan dengan para mahasiswa tersebut.

Data-data telah diberikan kepada Dinkes Kota Single, terkait penelusuran yang meliputi pemeriksaan hingga wawancara mendalam. Sementara, pra mahasiswa PPDS paru UNS yg terkonfirmasi positif COVID-19 berasal dri semester 2 hingga 8.

Rektor UNS Solitary, Jamal Wiwoho mengatakan, wisuda yg berlangsung baru-baru ini dilaksanakan secara daring dan luring. Sebanyak fifteen orang diwisuda secara luring dengan pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 yang sangat ketat.

(Baca juga: Tolak TKA China and taiwan, Massa Demonstran Sandera Mobil Dinas)

Mengingat PPDS di bawah Fakultas Dokteran MIR, pihaknya telah meminta agar dilaksanakan antisipasi guna mencegah penularan. Dia juga menegaskan bahwa antara RSUD Dr Moewardi dengan UNS ibarat dua keping mata uang. Sehingga, perawatan 25 PPDS yang kemudian dirawat di Rumah Sakit UNS sudah melalui koordinasi antara kedua belah pihak. Mereka dirawat di lantai 5 dan lantai 7 RS UNS.

Sebagaimana diketahui, 25 dokter yg menempuh PPDS paru UNS Solo dinyatakan positif COVID-19. Mereka sebelumnya menjalani swab secara polymerase chain reaction (PCR) setelah salah satu dokter PPDS UNS dinyatakan positif COVID-19. PPDS tersebut turut memberikan pelayanan kesehatan ke pasien COVID-19 di RSUD Dr Moewardi Solo.

(eyt)