SALATIGA – DPRD Kota Salatiga menyetujui alokasi anggaran pembangunan Pasar Rejosari, Kota Salatiga, Jawa Tengah senilai Rp25 miliar pada APBD 2021. Para wakil rakyat meminta Pemkot Salatiga untuk serius di dalam membangun tradisional tersebut.

Ketua Komisi B DPRD Kota Salatiga M Miftah meminta eksekutif tetap agar pembangunan Pasar Rejosari bisa terealisasi pada 2021 nanti. (BACA JUGA: Ganjar Sebut Polisi Siapkan 2 Pasal Kala Penyelenggara Dangdutan di Tegal)

“Dana sudah ada. Jangan sampai pembangunannya meleset teristimewa karena statusnya kini sudah sahih setelah ada pemutusan kontrak kerja sama dengan PT PBI sebagai investor yang sebelumnya akan membentuk Pasar Rejosari, ” kata M Miftah, Sabtu (26/9/2020). (BACA JUGA: Gibran Blusukan Maya, Pakar Komunikasi: Bisa Ditiru Calon Wali Kota Lain)

Dia mengemukakan, apabila pendirian yang sudah direncanakan meleset sedang, maka yang sangat dirugikan adalah para pedagang dan masyarakat. (BACA JUGA: Pelaku Pungli Ditembak Mati Polisi, Warga Membekukan Jalinsum)

Baca Pula:

Untuk itu dia berharap pembangunan pasar yang terbakar sejak tahun 2008 kelam bisa terlaksana dengan baik. “Anggaran review atau perubahan detail enginering design (DED) sudah dianggarkan pada APBD Perubahan 2020. Pembangunan harus terlaksana pada 2021, ” ujarnya.