loading…

JAKARTA kacau Badan Pusat Statistik (BPS) merilis PDB sektor pertanianyang menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020. PDB pertanian tumbuh 16, 24% di dalam triwulan-II 2020 (q to q) dan bahkan secara YoY, sektor pertanian tetap berkontribusi positif, yaitu tumbuh 2, 19%.

Selain pertanian, sektor lain yang mencatatkan pertumbuhan positif adalah informasi & komunikasi sebesar 3, 44% beserta pengadaan air 1, 28%.

Ketua Dewan Pengawas Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI), Bijaksana Sudjatmiko, meminta pemerintah perlu mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di desa. Sebab sektor pertanian di pedesaan masih tumbuh positif di tengah pandemi.

“Dari data sebetulnya sudah jelas bahwa aktivitas di kota menunjukkan pertumbuhan negatif, sementara desa pertumbuhannya positif, ” katanya dalam diskusi secara virtual, Minggu (9/8/2020). (Baca juga: Budiman Sudjatmiko: Bangkit dari Krisis, Manfaatkan Sektor Pertanian)

Mengucapkan Juga:

Ia menjelaskan, hampir segenap sektor kegiatan ekonomi yang tersedia di kota mengalami pertumbuhan minus. Contohnya saja, industri jasa keuangan, perdagangan, konstruksi, hingga jasa kesehatan.

“Untuk itu pertumbuhan desa harus diakselerasi. Apalagi, 75% wilayah Indonesia itu adalah daerah. Ini harus kita manfaatkan, ” terangnya.

Guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa, kata Berbudi, harus ada kolaborasi yang menguntungkan. Kolaborasi ini harus dilakukan berangkat dari pemerintah, badan usaha milik desa, koperasi, masyarakat, dan para pengusaha.

“Yang belum diuji itu gotong-royong mencari keuntungan, gotong-royong mengumpulkan modal dan membaginya bersama- sama. Saya rasa tersebut penting. Indonesia belum teruji jika untuk mencari untung dan untuk untung. Ini harus dilakukan, ” tandasnya.

(uka)