loading…

GRESIK berantakan Peningakatan kasus COVID-19 di Kabupaten Gresik tidak mampu dibendung. Tenggat Selasa (14/7/2020) bertambah 53 urusan baru, sehingga total warga tetpapar COVID-19 menembus angka 1. 278 kasus.

(Baca selalu: Tolak TKA China, Massa Demonstran Sandera Mobil Dinas)

Banyaknya kasus COVID-19 itu, tidak sesuai dengan rencana Pemkab Gresik membuat tempat rehabilitasi dalam Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos). Sebelumnya, ruang rehabilitasi berkapasitas 140 tempat tidur itu digadang-gadang rampung minggu ini. Tapi molor serta baru beroperasi pada akhir Juli.

Baca Pula:

Seluruh ruangan yang disiapkan oleh Dinas PUTR hampir rampung. Hanya tinggal satu blower dalam pembenahan dari total empat blower yang disiapkan. Selain itu, juga diminta untuk ditambah tempat hiburan dan tempat berolahraga. Ini dinilai penting untuk semakin mempercepat kesembuhan pasien.

(Baca juga: UNS & Kemenparekraf Jalin Kerjasama Majukan Pariwisata)

“Diperkirakan memutar lambat akhir Juli 2020 telah bisa dimanfaatkan, ” kata Pejabat Sekda Kabupaten Gresik, Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno dalam keterangan pers Humas Setda Pemkab Gresik, Selasa (14/7/2020).

Tempat ruang hiburan dinilai sangat penting bagi anak obat COVID-19, juga bagi tenaga kesehatan. Karena mereka berminggu-minggu berada pada tempat itu. “Bayangkan tenaga kesehatan bertugas seminggu penuh. Sebelum pulang mereka harus di isolasi selama dua minggu, ” imbuhnya.

Sementara tambahan 53 urusan positif COVID-19, tersebar di 13 kecamatan. Kecamatan Balongpanggang enam kasus, Kecamatan Cerme satu kasus, Kecamatan Driyorejo dua kasus, dan Kecamatan Dukun enam kasus.

Kemudian, Kecamatan Gresik lima peristiwa, Kecamatan Kebomas tujuh kasus, Kecamatan Kedamean dua kasus, Kecamatan Manyar 10 kasus, dan Kecamatan Menganti dua kasus. Kecamatan Panceng dua kasus, Kecamatan Sidayu empat kasus, Kecamatan Ujungpangkah empat kasus, & Kecamatan Wringinanom dua kasus.

(Baca juga: Sembrono, Pikap Hajar Bengkel Motor 3 Luka 1 Kritis)

Sementara yang meninggal sebanyak empat pasien. Mereka berasal dibanding Desa Segoromadu, dan Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas. Serta dari Daerah Srowo, Kecamatan Sidayu, dan daripada Desa Kambingan, Kecamatan Cerme.

“Yang sembuh ada 33 pasien. Kecamatan Menganti ada 16 orang, Kecamatan Manyar 16 orang, dan Kecamatan Ujungpangkah satu karakter, ” ujar juru bicara Satgas COVID-19 Pemkab Gresik, Saifuddin Ghozali.

Dari total 1. 278 pasien positif COVID-19, sebanyak 892 masih dirawat. Sementara sebanyak 276 orang berhasil sembuh, serta 110 meninggal dunia. Jumlah PDP 767, dalam pengawasan 527, jadi diawasi 177 dan pasien meninggal sebanyak 63 orang. Data ODP 1505, dalam pantauan 277, selesai pemantauan 1228. Data ODR 1280, lepas pengawasan 1145. OTG 586.

(eyt)